IAI Apresiasi Penyelenggaraan Sayembara WJACC

Sayembara
Robby Dwikojuliardi, Ketua IAI Jawa Barat saat memaparkan desain finalis sayembara WJACC di hadapan Wagub Jabar Deddy Mizwar dan wartawan di aula Gedung Sate, (12/5)

BANDUNG, The Indonesian Institute of Architect ( IAI ) memberikan apresiasi atas penyelenggaraan sayembara proyek gedung Pusat Seni dan Budaya Jawa Barat – West Java Art and Cultural Center (WJACC).

Hal itu diungkapkan oleh Robby Dwikojuliardi ketua pengurus IAI Jawa Barat seusai konferensi pers di Gedung Sate bersama dengan Wagub Jabar Deddy Mizwar kepada sorotindonesia, Jumat (12/5).

“Jabar akan memiliki bangunan yang unik, bangunan tempat berkreasi para seniman dan budayawan,” ucap Robby.

Pada sayembara proyek WJACC senilai Rp. 600 milyar ini, ada 110 peserta pendaftar. Dan pada hari, Senin (15/5), adalah penilaian akhir juri untuk 5 finalis yang akan mrmperebutkan juara 1, 2, 3, dan juara harapan.

“Penilaian itu intinya keterbangunan, esensinya disitu, laik atau tidak jika dibangun,” ujar Robby. “Karena dari 110 yang masuk, itu menurut kita orang Indonesia dan arsitek Indonesia ternyata ada yang rumit kalau dibangun, biaya pembangunannya bisa jauh lebih mahal. Nah itu desain-desain yang muncul,” ungkapnya.

Menurut Robby, disamping itu arsitektur hijau menjadi bagian dari penilaian. “Masalah muatan lokal dan green building di Kota Bandung itu sudah disyaratkan. Itu nanti jadi penilaian juga di Perwal No. 1023 tentang bangunan gedung hijau. Jadi peserta harus memahami aturan-aturan di pemerintah kota,” jelasnya.

Baca:   Peringati HUT ke-42, IAI Jabar Akan Singgah Ke Kampung Naga
IAI Jawa Barat Harapkan Aset Pemerintah Di Sayembarakan

Pihaknya ( IAI ) memberi apresiasi atas sayembara yang dilaksanakan oleh Pemprov Jabar dengan menggandeng IAI.

“Ini yang kami harapkan dari dulu, semua aset pemerintah daerah baiknya disayembarakan. Jangan diproyekan terlebih dahulu, karena (disayembarakan) lebih adil,” ujar Robby.

Harapan ini terlebih untuk proyek-proyek prestisius, “Pemerintah daerah kan memiliki aset-aset sendiri, oleh karena itu kami menghimbau ke pemerintah provinsi, apapun fungsinya, usahakan disayembarakan. Jangan dilelang dulu, supaya semua punya kesempatan yang sama,” pungkas Robby. (St)

Comments

comments