Petugas Gabungan Gagalkan Pengiriman Benih Lobster

oleh -

SUKABUMI, Petugas gabungan dari BKIPM Bandung, Tipidter Bareskrim Mabes Polri dan Satreskrim Polres Sukabumi berhasil menggagalkan upaya pengiriman sekitar 7.000 ekor benih lobster keluar dari wilayah Palabuanratu Kabupaten Sukabumi, (26/5).

Menurut informasi yang dihimpun sorotindonesia, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi dari masyarakat dan pantauan petugas di lapangan, tidak lebih dari 24 jam sejak menerima laporan, pelaku berinisial US yang diduga sebagai pengepul berhasil diamankan saat hendak menggunakan sepeda motor.

Pelaku saat ini sudah dititipkan di Mapolres Sukabumi untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Pelaku diduga melanggar Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No. 56 tahun 2016 tentang pelarangan penangkapan lobster, kepiting dan rajungan,” terang Kepala BKIPM Bandung Dedy Arief.

“Kerugian negara akibat perbuatan pelaku jika tidak berhasil digagalkan diperkirakan lebih dari Rp 402 juta,” ungkap Dedy.

Menurutnya, sanksi terhadap pelanggaran ini didasarkan pada UU No. 31 tahun 2004 dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun denda Rp 1,5 milyar.

Dedy menjelaskan, sebelum dilakukan penindakan, pihaknya sudah pernah melakukan sosialisasi terhadap ketentuan benih atau benur lobster ini. “Sosialisasi persuasif sudah kami laksanakan, akan tetapi karena masih saja ada yang membeli benih lobster ini sehingga nelayan juga masih melakukan penangkapan,” ujar Dedy pada pesan pendeknya.

“Barang bukti benih lobster yang disita dari pelaku untuk kelestariannya dilepasliarkan kembali ke perairan asalnya,” pungkasnya. (St)

 

Comments

comments